Yufid Store Toko Muslim online

Buku Saku 76 Tanya Jawab Tentang Masalah Shalat (Pustaka Ibnu Umar)


Rp 25.000

Buku Saku 76 Tanya Jawab Tentang Masalah Shalat, Penulis Syaikh Ibnu Baz, Penerbit Pustaka Ibnu Umar, format buku softcover, ukuran buku saku 10.5 x 15 cm, tebal buku 240 halaman, berat buku 200 gram, Harga Rp. 25.000,-

Compare

Share it:

Buku Saku 76 Tanya Jawab Tentang Masalah Shalat

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz, Pustaka Ibnu Umar 

Mengetahui fiqih Islam beserta dalil-dalilnya, serta mengetahui para fuqaha (ahli fiqih) yang merujuk kepadanya termasuk perkara yang penting dan harus diperhatikan. Tak kalah pentingnya adalah menyampaikannya kepada seluruh umat manusia, khususnya kaum muslimin. Betapa tidak, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada-Nya. Dan mereka tidak akan dapat beribadah dengan benar kecuali dengan mengetahui fiqih Islam beserta dalil-dalilnya. Untuk mengetahui fiqih Islam beserta dalil-dalilnya tersebut kita harus mengetahui ulama-ulama yang dapat dijadikan rujukan, seperti imam hadits dan ahli fiqih Islam.

Buku ini diterjemahkan dari kitab Fataawaa Muhimmah Tata’allaqu bis ash-Shalaat karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, yang dikenal dengan Syaikh bin Baz rahimahullah. Buku yang berisikan seputar fikih shalat ini disajikan dalam bentuk tanya jawab untuk memudahkan pengambilan faidah darinya. Kalo istilah jaman sekarang, metode ini disebut Q & A (Question and Answer), sebuah metode yang sebenarnya sudah dipake oleh Rasulullah ribuan tahun yang lalu. Pada bab 1, Penyusun menguraikan syarat-syarat shalat. Lanjut ke bab 2, pembaca diajak untuk mengenal hukum menyepelekan, meninggalkan, dan mengqadha shalat. Selain kedua bab tersebut, Pembaca diajak menyelami pembahasan seputar sifat shalat, amalan setelah shalat, shalat berjama’ah-imaamah-iqtidaa’, sujud sahwi, Jama’ dan Qashar, Problem Kontemporer, dan pada poin penutup; penulis sertakan dzikir setelah shalat.

Hukum Melafazhkan Niat

Pertanyaan: Kami mendengar banyak orang yang melafazhkan niat shalat. Bagaimanakah hukumnya? Apakah hal tersebut ada asalnya dalam syari’at?
Jawaban: Melafazhkan niat tidak memiliki dasar apa pun dalam syari’at yang suci ini. Juga tidak dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum. Niat itu tempatnya di hati, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Buku Saku 76 Tanya Jawab Tentang Masalah Shalat, Penulis Syaikh Ibnu Baz, Penerbit Pustaka Ibnu Umar, format buku softcover, ukuran buku saku 10.5 x 15 cm, tebal buku 240 halaman, berat buku 200 gram, Harga Rp. 25.000,-

Additional information

Weight 200 g
Dimensions 15 x 10.5 cm
Navigasi

Keranjang Saya

Tutup

No products in the cart.

No products in the cart.