Yufid Store Toko Muslim online

SKU: 9786026099488 Category: Tag:

Buku Muslim Tetapi Musyrik (Rumaysho)


Rp 30.000

Buku Muslim tetapi Musyrik, Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, Penerbit Rumaysho, format buku softcover, tebal buku 204 halaman, ukuran buku 11,5 cm x 17 cm, berat buku 300 gram, Harga Rp. 30.000,-

Compare

Share it:

Buku Muslim Tetapi Musyrik

Muhammad Abduh Tuasikal dan Aditya Budiman, Penerbit Rumaysho 

Buku yang sangat penting untuk dikaji di zaman ini, meski ditulis puluhan ribu tahun yang lalu. Sebab barakahnya, karya tersebut senantiasa diulang pembahasannya di berbagai negeri tak terkecuali Indonesia. Buku yang merupakan terjemahan dari kitab Qawa’idul Arba’ ini ditulis oleh Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah. Lalu sedikit diberi tambahan faidah dari Syaikh Shalih al-Fauzan; Seorang Guru besar yang termasuk dari anggota Lajnah Da’imah dari Saudi Arabia. Murid-murid beliau dari Indonesia cukup banyak. Antara lain: Ustadz Firanda, dan Ustadz Abduh sendiri selaku penulis. -Semoga Allah menjaga mereka semuanya- Tak lupa di akhir pembahasan penulis sertakan 61 faidah yang beliau sarikan dari berbagai macam kitab penjelasan.

Empat Kaidah Penting yang Harus Anda Ketahui!

Kaidah Pertama: Hendaknya engkau mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semuanya mengakui bahwa Allah adalah Pencipta dan Pengatur alam semesta. Namun, pengakuan mereka ini tidak dapat memasukkan mereka ke dalam Islam.
Kaidah Kedua: Mereka (orang-orang Musyrik) mengatakan, “ Kami tidaklah berdoa kepada mereka dan menghadapkan wajah kami kepada mereka (kepada selain Allah) kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah dan untuk memperoleh syafaat mereka.”
Kaidah Ketiga: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahui bahwa manusia berbeda-beda di dalam ibadah mereka. Sebagian mereka beribadah kepada para Nabi dan orang-orang shalih. Sebagian lagi beribadah kepada pohon dan batu. Sebagian lainnya beribadah kepada matahari dan bulan. Akan tetapi, Rasulullah memerangi mereka semua tanpa membeda-bedakan.
Kaidah Keempat: Kesyirikan di zaman kita betul-betul lebih parah daripada kesyirikan pada zaman dulu, karena orang-orang musyrik zaman dulu berbuat syirik pada saat lapang dan mereka mengikhlaskan ibadah kepada Allah ketika dalam kondisi sempit.Namun, orang-orang musyrik sàat ini berbuat syirik sepanjang waktu, baik ketika lapang maupun sempit.

Bukan Sembarang Kaidah!

Syaikh Muhammad at-Tamimi tidaklah menyebutkan empat kaidah ini berdasarkan logikanya semata seperti yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Penjelasan yang beliau sampaikan dalam risalahnya merupakan kaidah-kaidah yang berasal dari Kitabullah dan sunnah Rasulullah, juga berdasarkan perjalanan hidup (sirah) Nabawiyah. Jika Anda mengetahui dan memahami empat kaidah ini, Anda akan mudah memahami tauhid yang Allah mengutus Rasul-Nya dan menurunkan Kitab-Nya dengan membawa ajaran yang mulia ini. Begitu juga Anda akan mudah memahami syirik; yang mana Allah telah memperingatkan dan menjelaskan tentang bahayanya di dunia dan akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, (artinya) “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (Surat al-Maidah: 72)

Buku Muslim tetapi Musyrik, Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, Penerbit Rumaysho, format buku softcover, tebal buku 204 halaman, ukuran buku 11,5 cm x 17 cm, berat buku 300 gram, Harga Rp. 30.000,-

Additional information

Weight 300 g
Dimensions 17 x 11.5 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Buku Muslim Tetapi Musyrik (Rumaysho)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Navigasi

Keranjang Saya

Tutup

No products in the cart.

No products in the cart.