Buku Bocah-Bocah Pembawa Hidayah

Penerbit: Istanbul


  • 43.000,00
Ongkos kirim dihitung saat checkout


Buku Bocah-Bocah Pembawa Hidayah

Oleh: Ustadz Nashir asy-Syafi’i, Istanbul

Hidayah menyapa siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya, bahkan terkadang melalui perantaraan anak kecil sekalipun. Dan buku ini hadir membawa bukti-bukti untuk Anda. Mereka siap sedia berdakwah untuk kejayaan Islam di usianya yang masih belia. Penulis memaparkan sejumlah tokoh yang ‘bersinar’ sewaktu muda. Dari mulai Nabi Ibrahim ‘alaihissallam hingga liputan anak-anak penebar hidayah pada hari ini! Sambutlah mereka dengan senyum mengembang …

Ayatur Rahman Tentang Hidayah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ٨:٥٦

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (Surat al-Qashash: 56)

لَيْسَ عَلَيْكَ هُدَاهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۗ

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya.” (Surat al-Baqarah: 272)

مَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ

“Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman -- walaupun kamu sangat menginginkannya.” (Surat Yusuf: 103)

إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرٌ ۖ وَلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi hidayah.” (Surat ar-Ra‘d: 7)

وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ صِرَاطِ اللَّهِ

“Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar memberi hidayah kepada jalan yang lurus, (yaitu) jalan Allah.” (asy-Syura’: 52-53)

Jalan Menuju Masjid Atau Ke Bioskop

Alkisah, terlihat dua sohib kental (teman dekat) nampak malu-malu berjalan. Keduanya sungkan untuk bertanya kepada orang-orang. Hendak kemanakah keduanya pergi? Ternyata keduanya ingin pergi ke bioskop. Mengapa malu bertanya? Sebab di kampungnya, menonton ke bioskop termasuk mengurangi muru’ah seseorang (baca: tercela / aib bagi orang yang berperilaku baik). Hingga akhirnya, keduanya sepakat untuk bertanya kepada anak kecil di ujung gang. Saat itu senja mendekati maghrib. Setelah bertanya, jawabannya di luar dugaan bagi yang bertanya. Memang anak tadi berujar, “Paman, lewat sini menuju ke arah masjid dan lewat sana jika paman ingin menuju bioskop.” (Setelah sebelumnya memberikan nasehat yang ringan nan tulus ikhlas). Walhasil, dengan taufiq dari Allah, keduanya pun malu … Mereka bertekad untuk kembali bertaubat, menuju jalan Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.

Buku Bocah-Bocah Pembawa Hidayah, Penulis: Nashir Syafi'i, Penerbit: Istanbul, Buku cetak edisi softcover, tebal buku 208 halaman, ukuran buku 14 x 20,5 cm, dan dengan berat 441 gram. Harga Rp. 43.000,-


Kami Juga Merekomendasikan